Ternyata Ini Penyebab Keuangan PDAM Ranai Tidak Sehat

Ternyata Ini Penyebab Keuangan PDAM Ranai Tidak Sehat
Dirut PDAM Tirta Nusa Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (foto:zani)

Riaukarya com. Natuna- Setelah satu tahun ditugaskan oleh Pemerintah Daerah (Pemda)  sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa Ranai, Zaharuddin, mengaku telah melakukan pemetaan masalah-masalah yang membuat kondisi keuangan PDAM kurang sehat, baru ia temukan  ternyata simpel sekali permasalahannya.

Demikian dikatakan Zaharuddin, ketika dijumpai Riaukarya.com, diruang kerjanya Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (8/8/2024) pagi.

"Yaitu pada sistem jaringan dan pasilitas air bersih, itulah penyebab segala-galanya" kata Zaharuddin.

Kenapa demikian? Zaharuddin, menambahkan karena pipa induk untuk pengaliran air bersih memang sudah tidak layak untuk digunakan. 

Sehingga biaya operasional menumpuk terpakai guna memperbaiki kondisi pipa yang tak layak pakai tersebut.

"Apalagi tidak memakai filter tentunya mengakibatkan penyumbatan pada jaringan air," bebernya.

Kurangnya pendapatan PDAM Tirta Nusa Ranai, sebut Zaharuddin, bukan karena sistem manajemen yang lemah melainkan akibat pipa pecah rusak dan meteran rusak.

"Jadi, untuk menyehatkan kembali PDAM ini tidak ada kata lain, harus segera membenah membangun jaringan baru," ujar Zaharudin.

Dengan media ini dirinya mengaku hanya di Natuna, yang masih menggunakan pipa lama dan tidak ada instalasi pengolahan air sementara diwilayah Provinsi Kepri dan Kota tidak lagi seperti itu.

Dirinya berharap kerja keras dari Bupati Natuna, kepada menteri cepat terealisasikan pada tahun 2025 mendatang. 

"Terkait masalah pelatihan kepada anggota kita di PDAM Tirta Nusa Ranai, telah berbagai macam usaha terus kita lakukan, sehingga karyawan kita bisa bekerja secara profesional," pungkas, Zaharuddin, yang lebih akrab di sapa Deng itu. (RK/Zani)

 

Berita Lainnya

Index